waktu

Assalamu'alaikum. Ya Ihkwa fillah selamat datang di blog KAMMIsupel( Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia komisariat IAIN sunan Ampel Surabaya). Di sinilah ajang berkumpul para Aktifis dakwah dalam menyalurkan pemikirannya demi Ummat manusia !!! KOMISARIAT SUNAN AMPEL MENGUCAPKAN AHLAN WASAHLAN BIHUDURIKUM bagi yg mau posting opini silakan mengirimnya di e-mail: kammi_supel@yahoo.com atau hub. kadep. Public Relation

Minggu, 01 Mei 2011

Hidup dan Pilihan

''Jika hidup adalah pilihan, maka ketika hidup sudah pasti kita akan dihadapkan sebuah pilihan-pilihan.''

Seandainya orang tua kita dulu tidak memutuskan punya anak seperti kita sekarang, tentu mereka sudah meniadakan kita sebelum lahir. Ternyata mereka memutuskan melanjutkan hidup dengan merawat dan membesarkan kita dengan jerih payahnya. Dan mgkin ketika kita tidak mau hidup, tentu kita sudah mengakhiri semua kehidupan ini.

Seseorang yang akan kuliah mereka memilih jurusan yang sesuai dengan keinginanya. Dan kadang pula jutusan yang ditujunya justru telah melenceng atau tidak sama dengan cita-citanya. Ketika mengingat dulu begitu besar cita-cita kita. Ada yang ingin jadi presiden,dokter, menteri, dll. Namun seiring dengan bertambahnya waktu dan pendidikan dari SD-SMP-SMU, sampai PT ternyata cita-cita itu semakin menciut.

Contoh saja ketika SD dulu cita-citanya menjadi dokter, namun ketika SMU,melihat bahwa ternyata biaya kuliah tuk bisa jdi dokter begitu mahal. Bergantilah cita-cita itu karena berbentur dengan kenyataan sehinga terpaksa memilih jurusan lain. Dn ketika lulus kuliahpun ternyata mencari pekerjaanpun tak mudah sehinga turunlah cita-cita itu menjadi 'kerja apa adanya yg penting halal'.

Begitulah, kebanyakan semakin tinggi pendidikan bagi yg tidak konsisten pada cita2nya justru smakin ciut dan menurun. Atau walau sudah konsisten namun takdir berkata lain.
Disana kehendak Allah bekerja menuntun kita tanpa kita sadari.

Mungkin begitu sering mungkin kenyataan terjadi diluar kehendak kita. Bahkan termasuk masalah jodoh. Bagitu banyak jodoh yg didapat justru yg bukan yang diharap sebelumnya. Begitu juga pekerjaan kita.
Sekarang. Saat lamaran pekerjaan yang kita kirimkan ke suatu instansi seringkali kita dihadapkan dengan pilihan-pilihan yang cukup sulit dan perlu pertimbangan yang matang. Disinilah Keputusan harus segera dibuat dalam tempo sesingkat mungkin. Disisi ini perlu kita menyiapkan suatu mekanisme berpikir dalam waktu yg terbatas. Yang dalam istilahnya sebagai efesiensi pertimbangan.

Begitulah, kadangkala kejutan -kejutan itu biasa terjadi tanpa kita duga. Kejutan sedih, senang, duka karena kematian, bahagia karena anak lahir dengan selamat, atau mendapat rizki dll. Hal ini mengajarkan kita bahwa bagaimanapun kita harus menyiapkan ruang kritis untuk kondisi2 seperti ini. Dimana disisi apa yang sudah kita rencanakan ada hal ghoib yang tak terduga. Begitulah hidup mengajarkan kita bersikap..


oleh akhy Puput Wahyudi Zen P pada 17 April 2011





Tidak ada komentar:

Album KAMMI SUPEL