waktu

Assalamu'alaikum. Ya Ihkwa fillah selamat datang di blog KAMMIsupel( Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia komisariat IAIN sunan Ampel Surabaya). Di sinilah ajang berkumpul para Aktifis dakwah dalam menyalurkan pemikirannya demi Ummat manusia !!! KOMISARIAT SUNAN AMPEL MENGUCAPKAN AHLAN WASAHLAN BIHUDURIKUM bagi yg mau posting opini silakan mengirimnya di e-mail: kammi_supel@yahoo.com atau hub. kadep. Public Relation

Kamis, 30 Desember 2010

Misi Perubahan untuk Negri-Ku



Seperti apa nantinya bangsa yang sangat kita cintai ini??
Aku sering membawa misi perubahan untuk bangsa ini dengan cara apapun…
Demonstrasi…
Poster…
Bahkan artikel-artikel di internet…
Selalu mencaci maki para pejabat yang bisanya hanya korupsi
Mengambil hak rakyat
Dan tindakan-tindakan jahatnya hanya untuk sebuah materi
Aku menyindir kiri dan kanan hanya untuk mencapai satu misi
Perubahan untuk bangsaku…
Kembali mengingat-ingat…
Betapa kayanya negeri-ku
Sampai-sampai banyak rakyat yang hidup dibawah garis kemiskinan…
Betapa suburnya negeri-ku
Sampai-sampai banyak rakyat yang kelaparan…
Cara apalagi yang akan aku pakai untuk merubah bangsaku?
Sampai kapan bangsaku akan hidup seperti ini….
Seakan-akan ada yang salah dalam perjalanan misiku
Berfikir dan terus berfikir, bagaimana caranya untuk mengubah bangsaku ini….
Sampai aku baru ingat akan satu hal yang sangat penting…
Yaa Allah..
Aku lupa merubah diriku sendiri……
Aku mau marah! tapi aku tidak tau ingin marah kepada siapa? Jangan salahkan Aku kalau aku menjadi seorang pemberontak nantinya. Merekalah yang membuat aku menjadi seperti ini. Ya, mereka yang mau.
Kalau aku mau, aku bisa menjadi mereka. Mengumbar janji, memanfaatkan orang – orang seperti kalian sebagai objek kepentinganKu, Serakah! Tapi, bukan itu yang aku mau. Demi Tuhan Aku tidak tega…
Kalaulah jalan seperti itu yang kalian mau, biarkan aku berjuang sendiri untuk bangsaku.
Bukan aku ingin menjadi pahlawan, aku hanya rindu sosok pahlawan. Hingga habis dan kering kerontang tanah pertiwiku ini, ingatlah! masih ada ’sampah’ seperti Aku disini untukmu oh Negriku!






i love indonesia..................................

sayappena@yahoo.co,id

Merangkai Kata, Menganyam Tulisan





“Sepudar-pudar tulisan masih lebih baik daripada pikiran yang baik, namun tak terlestarikan” (al-Ghazali)

“Semua harus ditulis, apapun….jangan takut tidak dibaca atau diterima. Yang penting tulis, tulis, tulis dan tulis…suatu saat pasti berguna….”

”Bakat menulis itu hanya 5 %, lalu keberuntungan 5 %, sedangkan yang 90 % adalah kesungguhan dan kerja keras...".

"Aku akan menulis sekalipun belum tahu dibaca atau tidak…... “ saya tidak mau kepalaku menjadi perpustakaan, kukanpakai pengetahuanku untuk diamalkan”."

exsiskan diri antum, kirim tulisan karya antum dalam tabloid MUSLIM NEGARAWAN,


sekarang persoalannya adalah kapankah antum semua akan mulai menulis? Ya, kapan lagi kalau bukan SEKARANG...!!!!


sayappena@yahoo,co,id

Selasa, 28 Desember 2010

Ranah Public KAMMI










Departement Public Relation 2010-2011
sayappena@yahoo.co.id

Membangun Trend Baru Mahasiswa




Banyak teman atau pun orang muda yang berada disekitar kita bercita-cita untuk meneruskan studinya ke perguruan tinggi , akan tetapi tidak semua dari mereka memperoleh apa yang dicita-citakanya itu. Kita semua patut bersyukur karena sampai saat ini status sebagai seorang mahasiswa (Civitas Akademik). Tetapi tahukah kita, bahwa dibalik kata mahasiswa itu ada amanah dan tanggung jawab besar yang harus kita kerjakan. Menurut saya, mahasiswa tidak hanya cukup kuliah dan mendapatkan gelar saja. Ada amanah serta tanggung jawab moral yang harus kita tunaikan untuk perubahan baik dilevel keluarga, masyarakat dan bangsa ini. Kelihatnya berat, namun kita harus tetap optimis karena rasa pesimis tidak dapat menyelesaikan masalah, sekalipun itu masalah yang kecil.
Sejarah telah mencatat dengan tinta emasnya, bahwa berbagai perubahan besar dalam persimpangan sejarah negri ini senantiasa menempatkan mahasiswa dalam posisi terhormat sebagai pahlawanya(a hero).itu semua adalah kerja para mahasiswa pendahulu kita , dan sekarang generasi –generasi pembaharu harus meneruskan perjuangan ini. Perjuangan disini adalah perjuangan di dalam menegakan kebenaran dan moralitas yang kini mulai luntur dikalangan mahasiswa . Mengajak orang kejalan kebaikan dan menjahui kemaksiatan adalah misi utama mahasiswa sebagai agent of change atau misi ini dapat juga disebut ”Tahwil al-Jahalah ilaa al-Ma’rifah” (mengubah Jahiliah kepada Pengetahuan).
KAMMI sempat memiliki sejarah terbaik di eranya terdahulu. KAMMI lahir pada 29 Maret 1998, persis ketika krisis politik semakin akut dan krisis ekonomi telah menyebabkan korban besar pada rakyat Indonesia. Hanya tiga belas hari sejak kelahiranya, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Pusat melakukan gebrakan besar dengan menggelar “Rapat Akbar Mahasiswa dan Rakyat Indonesia” di lapangan masjid Al Azhar, Jakarta pada 10 April 1998 yang dihadiri sekitar 20 ribu massa aksi. Debut perdana ini mencengakan pablik Indonesia yang sedang meningkat tensi gelombang tuntutan reformasinya. Sehingga, aksi demonstrasi perdana yang dilakukan KAMMI Pusat dengan sekitar 20 ribu massa aksi ini merupakan demonstrasi terbesar pertama, sejak mulai maraknya aksi-aksi demonstrasi menuntut reformasi. Perjuangan yang KAMMI lakukan tidaklah berhenti sampai dimomentum orde baru tersebut,namun masih berlangsung sampai sekarang. Era reformasi masih banyak menyisakan masalah masalah strategis yang melanda arena Indonesia ini. Dahulu yang menjadi trend KAMMI dan mahasiswa adalah aksi turun kejalan.
Hal ini wajar karena dahulu kondisi Negara pada waktu itu sangat membatasi segala bentuk kegiatan yang akan mengganggu kekuasaan presiden. Kepemimpinan yang otoriter telah menjerat Indonesia, tidak ada sinar terang jika para mahasiswa tidak bergerak turun kejalan. Seakan-akan demostrasi pada masa itu adalah “kewajiban” bagi mahasiswa. Namun untuk tahun 2011 sekarang perlu ada tambahan “aksi” selain aksi “turun kejalan” , berikut ini adalah trend baru “aksi” bagi para mahasiswa, yang perlu menjadi prioritas dalam rangka membangun spirit baru agar menjadi tradisi personal yang cerdas dan berjati diri sesuai dengan mihwar zaman.

A. Tren Mahasiswa Berbasis Riset

Sebagai mahasiswa, kita harus membiasakan diri melakukan riset. Kunci pertama riset adalah membaca secara mendalam dan terjun ke lapangan mendalami persoalan hingga tuntas. Kunci kedua adalah merekam jejak riset itu secara tertulis dalam database. Lalu, kunci ketiga adalah interpretasi data secara kritis-objektif dan terkadang intuitif. Disini membaca, terjun ke lapangan, dan menganalisa serta menghasilkan data harus menjadi budaya mahasiswa. Kita harus mulai membangun dan memantapkan kembali budaya ini karena mahasiswa yang berbicara tanpa data akan mudah disingkirkan oleh orang lain yang berbicara berdasarkan basis data – data lengkap dan akurat. Mari kita mulai belajar melakukan riset menkipun itu riset yang sederhana.

B. Tren Mahasiswa Berbasis Kompetensi

Secara personal, mahasiswa harus bisa mempertanggungjawabkan spesialisasinya di ruang publik. Mahasiswa harus dikenal sebagai seseorang yang pakar dibidangnya, sekalipun ia masih kuliah atau sudah alumni. Dan kita harus senantiasa mengup-date kebijakan pemerintah dan tren global yang terkait dengan bidangnya. Secara personal, mahasiswa harus mengambil inisiatif membangun aliansi dengan masyarakat berbasis kompetensi/kelompok epistemic dalam rangka mendalami kompetensinya dan menyalurkan bakatnya, bahkan mengadvokasi sesuai kapasitas kepakarannya. Ke depanya, Indonesia lebih butuh orang-orang yang memiliki kepakaran di bidangnya.

C. Tren Mahasiswa Berbasis Entrepreneur

Secara personal, mahasiswa harus memiliki usaha baik sebagai sumber ma’isyahnya maupun sebagai pendapatan tambahan. Usaha yang dibangun sebaiknya dijalankan secara team work, mendayagunakan tenaga atau modal orang lain. Hal ini melatih kapasitas kepemimpinan kader, mengasah intuisi, mengelola konflik, dan lain-lain. Hal ini semua diawali dengan membangun mental dan wawasan entrepreneur. Mental entrepreneur berarti menjadikan diri kader sebagai orang yang visioner, mandiri, bertanggung jawab, siap menghadapi resiko, mampu bekerja sama, cepat mengambil peluang, kreatif menciptakan program dan inovatif memberikan solusi.

D. Tren Mahasiswa Berbasis Kompetitor

Penting kiranya kader KAMMI memiliki kompetitor, agar pergerakannya dinamis dan pada titik-titik tertentu mencapai titik-titik dan ruang-ruang sinergis dengan pihak-pihak yang diperlukan. Tren ini adalah membentuk mahasiswa yang dalam hal ini memiliki semangat untuk berkompetensi. Kalau di Al Qur’an semangat untuk bekompetisi digariskan dalam kalimat fastabiqul khoirats (berlomba-lomba dalam kebaikan). Jika saat ini kita tidak bergerak atau bermalas-malasan, maka kita akan tertinggal oleh kompetitor kita. Bahkan dengan rekan kita yang terdekat.

E. Tren Mahasiswa Berbasis Sinergi

Bagaimanapun, sebuah organisasi akan besar bila ditopang dengan jaringan (network) dan kerjasama (partnership) yang luas. Karena itu tren mahasiswa yang kelima adalah tren mahasiswa berbasis sinergi. Banyak lembaga yang memiliki peran besar dalam melakukan perubahan. Begitu pula banyak tokoh masyarakat atau pun teman dekat kita yang memiliki integritas dan sumber daya strategis telah melakukan kontribusi dalam perubahan bangsa ke arah yang lebih baik. Kader KAMMI akan berkembang progresif bila dapat membangun sinergi dengan berbagai pihak internal dan eksternal. Kuncinya adalah mempertemukan kesamaan, baik kesamaan ideologis, kesamaan strategis, maupun kesamaan kepentingan. Sinergi ini akan lebih maju bila berangkat dari rencana pengembangan kapasitas internal personal mahasiswa. Antum akan menjadi lebih terukur dalam mengelola berbagai program sinergi dalam hal kebaikan dan perbaikan.

Mengakhiri tulisan ini, Harun Al-Rasyid pernah berkata, “Saya tidak bangga dengan keberhasilan yang tidak saya rencanakan, sebagaimana saya tidak akan menyesal atas kegagalan yang terjadi di ujung segala usaha maksimal.” Mari kita ambil hikmah dari gagasan seorang tokoh Islam ini. Sudah waktunya kita perjelas rencana masa depan kita sekarang, tuliskan dikertas agar semakin kuat diingatan dan agar kita senantiasa bersemangat untuk mengapai target mimpi kita.

-----------------

*Decka Vertian Ginanjar
Ketua KAMMI Komisariat IAIN Sunan Ampel periode (2010-2011) Sekaligus Mahasiswa jurusan Politik Islam Fak. Ushuluddin Semester vii



Buku-Buku Karya Kader KAMMI :
Mahfudz Siddiq, KAMMI Dan Pergulatan Reformasi
Andi Rahmad dan Mukhammad Najib, Gerakan Perlawanan Dari Masjid Kampus
Amin Sudarsono, Ijtihad Membangun Basis Gerakan (Risalah Pergerakan KAMMI)

Rijalul Imam, Menyiapkan Momentum ;Refleksi Paradigmatis Pemikiran Gerakan Pemuda untuk Membangun Bangsa
Taufiq Amrullah, KAMMI Menuju Muslim Negarawan
Rijalul Imam dkk. Capita Selekta KAMMI, Membumikan Ideologi Mengispirasi Indonesia
Edo Segara, Humas Gerakan: Membangun Citra
Andree, Biarkan Dakwah Bermetamorfosa
Imron Rosyadi dkk. Mengapa Aku Mencintai KAMMI
Rijalul Imam, The King of Sulaiman
Maukuf, Menjadi Generasi Tangguh
Kader Papua, Dakwah KAMMI di Tanah Papua
Fahri Hamzah, Negara, Pasar , dan Rakyat


Membaca buku diatas dapat menyebabkan anda terkena sengatan motivasi, menambah kapasitas ilmu penegtahuan, dan terbius untuk menjadi pemimpin tangguh. Dapatkan Segera dengan membelinya..!!! hubungi o81332273596

INMEMORIA 10-11













Senin, 27 Desember 2010

Welcome to KAMMI Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Komisariat IAIN Surabaya










السَّلَامُ عَلَيْكُم وَرَحمَةُ اللهِ وَبَركاتُهُ






Segala puji hanya untuk Allah dan Shalawat serta Salam kepada baginda Nabi besar Muhammad Saw. Kelak kita semua akan mendapatkan maghfiroh-Nya dan syafa’at Nabi Saw. Amin.
Selamat Datang, Ahlan wa Sahlan bi khudlurikum ya akhy wa ukhty, welcome to KAMMI. Itu yang pantas diucapkan atas kedatangan kader-kader KAMMI di tahun 2010, setidaknya itu yang ada dalam benak setiap anggota KAMMI menyambut anggota baru. Selamat datang di tempat organisasi aktivis Dakwah Kampus.
KAMMI yang lahir dideklarasikan Ahad, 29 Maret 1998 yang tertuang dalam naskah “DEKLARASI MALANG” Visi KAMMI adalah Wadah perjuangan permanen yang akan melahirkan kader-kader pemimpin bangsa masa depan yang tangguh dalam upaya mewujudkan masyarakat Islami di Indonesia telah melewati berbagai macam karakteristik kader dan anggota. Namun, itu semua tidak mengikis ikatan emosional antar kader dan KAMMI dan memang seharusnya seperti itu-. Para kader 2010 inilah yang harus terus menjaga hubungan baik antar anggota, agar tercipta kenyamanan dan keharmonisan.
KAMMI tengah mempersiapkan generasi penerus yang lebih baik. Cita-cita itu tidak akan tercapai tanpa adanya kerjasama antar kader, baik lama maupun baru. Tidak mengenal mana anggota lama dan baru, yang ada adalah bahwa kita semua Kader KAMMI yang bersatu untuk mengemban tugas mulia ini.
KAMMI tak akan berhenti sampai kita lulus dari kampus, lebih dari itu ia akan terus berada dan berguna bagi yang menekuninya. Bagaimana para anggota bisa bersikap “militan” menjaganya dengan selalu menekuni keorganisasian dan kegiatan dakwahnya. Kader tidak dituntut untuk bersikap keras, melainkan bekerja keras bergotongroyong untuk selalu menjaga tiga lini, yaitu keorganisasian, kegiatan dakwah dan komunikasi (ukuwah islamiah).
Sejauh ini KAMMI dibangun atas tiga lini diatas, patut kita jaga seterusnya demi kelangsungan kejayaan dan kipranya baik di dalam maupun di luar kampus. Untuk itu, ada tiga tipe kader di KAMMI, pertama, kader yang aktif organisasi tanpa konsisten mengikuti kegiatannya; kedua, kader aktif kegiatan dan meraup sebanyak-banyaknya ilmu bidang-bidang yang ada di KAMMI tanpa menjaganya dengan peduli keorganisasiannya; dan yang ketiga, anggota yang menjaga roda keorganisasian serta aktif di segala kegiatan yang ada di KAMMI. Tipe ketiga inilah yang paling baik dan besar jasanya untuk KAMMI, ia ibaratkan seseorang yang peduli akan diri dan lingkungannya.



KAMMI telah menjadi organisasi kemasyarakatan, KAMMI bebas tampil ke publik dan siap untuk membuka diri. Dalam hal keanggotaan KAMMI membuka peluang yang lebar bagi mahasiswa muslim dari berbagai macam latarbelakang untuk bergabung. Independen berarti KAMMI tidak menjadi under bow dari satu kelompok kepentingan politik yang ada. KAMMI memegang prinsip-prinsip netralitas. KAMMI menganalisa, membahas dan mengambil kebijakan berdasarnya permusyawaratan yang dimilikinya. DAUROH MARHALAH 1 adalah gerbang kader KAMMI (AB 1) , sedangkan Tarbiah adalah kuncinya. Untuk itulah, sebelum memasuki gerbang dan memegang kunci kekaderan, persiapkanlah diri dengan matang untuk meneruskan perjuangan dakwah para pendahulu dengan semangat yang tinggi dan kepribadian yang bagus. Insya Allah dengan selalu menjaga tiga lini dan menjadi tipe anggota yang ketiga akan membawa keberhasilan dan kemanfaatan bagi diri maupun orang lain, dan KAMMI pun akan jaya dengan jayanya anggota.
1. KAMMI adalah Gerakan Da’wah Tauhid.
Gerakan Da’wah Tauhid adalah gerakan pembebasan manusia dari berbagai bentuk penghambaan terhadap materi, nalar, sesama manusia dan lainnya, serta mengembalikan pada tempat yang sesungguhnya: Allah swt.
Gerakan Da’wah Tauhid merupakan gerakan yang menyerukan deklarasi tata peradaban kemanusiaan yang berdasar pada nilai-nilai universal wahyu ketuhanan (Ilahiyyah) yang mewujudkan Islam sebagai rahmat semesta (rahmatan lil ‘alamin)
Gerakan Da’wah Tauhid adalah gerakan perjuangan berkelanjutan untuk menegakkan nilai kebaikan universal dan meruntuhkan tirani kemungkaran (amar ma’ruh nahi munkar).

2. KAMMI adalah Gerakan Intelektual Profetik.
Gerakan Intelektual Profetik adalah gerakan yang meletakkan keimanan sebagai ruh atas penjelajahan nalar akal
Gerakan Intelektual Profetik adalah gerakan yang mengembalikan secara tulus dialektika wacana pada prinsip-prinsip kemanusiaan yang universal
Gerakan Intelektual Profetik adalah gerakan yang mempertemukan nalar akal dan nalar wahyu pada usaha perjuangan perlawanan, pembebasan, pencerahan, dan pemberdayaan manusia secara organik.

3. KAMMI adalah Gerakan Sosial Independen.
Gerakan Sosial Independen adalah gerakan kritis yang menyerang sistem peradaban materialistik dan menyerukan peradaban manusia berbasis tauhid
Gerakan Sosial Independen adalah gerakan kultural yang berdasarkan kesadaran dan kesukarelaan yang berakar pada nurani kerakyatan
Gerakan Sosial Independen adalah gerakan pembebasan yang tidak memiliki ketergantungan pada hegemoni kekuasaan politik-ekonomi yang membatasi.

4. KAMMI adalah Gerakan Politik Ekstraparlementer.
Gerakan Politik Ekstraparlementer adalah gerakan perjuangan melawan tirani dan menegakkan demokrasi yang egaliter, Gerakan Politik Ekstraparlementer adalah gerakan sosial kultural dan struktural yang berorientasi pada penguatan rakyat secara sistematis dengan melakukan pemberdayaan institusi-institusi sosial/rakyat dalam mengontrol proses demokrasi formal.
Selamat berjuang saudaraku, semoga diberi kekuatan dan kemudahan oleh Allah yang pada akhirnya insya Allah akan mendapatkan profit yang tak terduga. Amin.
Love KAMMI.

JOINT WITH US TO BE BETTER.................!!!
Don’t listen to anybody else comment about KAMMI...
We welcome to discuss more about KAMMI, We give u the best clarified about misunderstanding and black campaign about KAMMI
مَنْ عَمِلَ صَالِحاً فَلِنَفْسِهِ وَ مَنْ أَسَاءَ فَعَلَيْهَا وَ مَا رَبُّكَ بِظَلاَّمٍ لِلعَبِيدِ
والسَّلَامُ عَلَيْكُم وَرَحمَةُ اللهِ وَبَركاتُهُ

Selasa, 21 Desember 2010

Pelantikan Pengurus Baru Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) IAIN Sunan Ampel Surabaya Periode 2010-2011






Acara Resepsi pelantikan pengurus baru Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) IAIN Sunan Ampel Surabaya Periode 2010-2011 dihadiri sekitar 60an kader KAMMI IAIN Sunan Ampel Surabaya. Acara tersebut berlangsung pada hari sabtu tanggal 26 Mei 2010 bertempat di gedung Ussuludin IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Rangkaian acara pelantikan tersebut diawali dengan Dialog bersama Akh Agus ketua KAMMI Daerah Surabaya (KAMDA). Dalam dialog tersebut, pembicara menyampaikan KAMMI adalah Gerakan Intelektual Profetik, sebagai gerakan yang meletakkan keimanan sebagai ruh atas penjelajahan nalar akal mengembalikan secara tulus dialektika wacana pada prinsip-prinsip kemanusiaan yang universal gerakan yang mempertemukan nalar akal dan nalar wahyu pada usaha perjuangan perlawanan, pembebasan, pencerahan, dan pemberdayaan manusia secara organik.. Mereka juga berpendapat bahwa KAMMI sebagai Wadah perjuangan permanen yang akan melahirkan kader-kader pemimpin bangsa masa depan yang tangguh dalam upaya mewujudkan masyarakat Islami di Indonesia. Di akhir dialog tersebut mereka berharap mahasiswa, khususnya kader – kader KAMMI bisa menjadi pelopor perubahan bangsa Indonesia menuju bangsa yang beriman, intelek dan sejahtera.
Pelantikan Pengurus baru KAMMI IAIN Sunan Ampel Surabaya yang berjumlah 51 orang, dilakukan oleh KAMMI Daerah (KAMDA) Surabaya dalam hal ini di wakili oleh Akh Agus selaku ketua KAMDA Daerah Surabaya. Setelah pengucapan ikrar pengurus, acara dilanjutkan dengan serah terima jabatan dari Akh Ziat Ketua KAMMI Komisariat IAIN Sunan Ampel Surabaya perioe 2009-2010 kepada Akh Decka Vertian Ginanjar Kartasasmita sebagai Ketua KAMMI IAIN Sunan Ampel Surabaya Periode 2010-2011 yang terpilih pada Musyawarah KAMMI IAIN Sunan Ampel Surabaya VIII yang lalu.
Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan dari , Elemen-elemen Mahasiswa dan perwakilan dari beberapa Alumni serta Murobbi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Komisariat Institut Agama Islam Negri Surabaya.
SUSUNAN PENGURUS
KESAUAN AKSI MAHASISWA MUSLIM INDONESIA (KAMMI)
Komisariat IAIN Sunan Ampel Surabaya
Periode 2010-2011

Badan Pengurus Harian
Ketua Umum : Decka Vertian Ginanjar
Sekretaris Umum : Syamsudin S
Bendahara Umum : Rozikoh Mukhoyaroh

Departeman Kaderisasi
Ketua departeman
Sekretaris
AzizahAgustin
Dhofir Catur Basori

Fahrudin, ali achruf, abdullah, Najikun, istikomatul khoiriyah, nanda, nur silfia.


Departeman Kebijakan Public
Ketua departeman
Sekretaris
Gunawan
Nashiroh

Fahmi Yasin, Fajri M, Ifa Musdholifah, Vika Anggraini, Athiul Maula.

Departeman Stidi Literasi dan Kepustakaan
Ketua departeman
Sekretaris
Qorri Aina
Wafiah

M. Zuhal, Farik Aziz, Sulaiman F, kHIFLATUL HASANAH, Eka fauziah.

Departeman Dana usaha
Ketua departeman
Sekretaris
M. Zaenal Abidin
Wahyu Istikomah

M. Arif, Imron hamzah, Ahmada baasyir, ismunawati, Alfatu rosidah, suwartni

Departeman Public Relation
Ketua departeman
Sekretaris
Agus Susanto
Indri andriani


M. fATIH aZAM, OTMAN BIN SARBINI, WAHBATUR rohmahiyah, siti etik mariana ulfa, nurdianah


Departemen Puplic Relatio KAMMI IAIN Sunan Ampel Surabaya 2010-2011
Agus Susanto

Album KAMMI SUPEL