waktu

Assalamu'alaikum. Ya Ihkwa fillah selamat datang di blog KAMMIsupel( Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia komisariat IAIN sunan Ampel Surabaya). Di sinilah ajang berkumpul para Aktifis dakwah dalam menyalurkan pemikirannya demi Ummat manusia !!! KOMISARIAT SUNAN AMPEL MENGUCAPKAN AHLAN WASAHLAN BIHUDURIKUM bagi yg mau posting opini silakan mengirimnya di e-mail: kammi_supel@yahoo.com atau hub. kadep. Public Relation

Rabu, 16 Maret 2011

Muktamar KAMMI Dibuka Menpora



JAKARTA— Ahad (13/3), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menggelar Muktamar ke VII. Muktamar yang berlangsung di Asrama Haji, Banda Aceh, Nangroe Aceh Darussalam (NAD), hingga Kamis (17/3) ini mengusung tema Membangun Basis Negarawan, Mewujudkan Indonesia Maju, Bersih dan Mandiri. Muktamar ini merupakan kegiatan dua tahunan yang diagendakan untuk memilih kepengurusan kolektif KAMMI, berikut dengan agenda ke depan organisasi seperti yang tertuang dalam butir-butir anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART). Total terdapat 500 peserta Muktamar, yang terdiri dari 250 kader KAMMI dari seluruh Indonesia Tak ketinggalan juga komisariat IAIN Surabaya Yang diwakili oleh ketua umumnya akh Decka Vertian G. dan beberapa dari pengurus KAMDA Surabaya.

Adapun sejumlah tokoh yang direncanakan hadir antara lain, Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi Malarangeng; Pendiri KAMMI, Fahri Hamzah; Ketua Dewan Penasihat KAMMI, Jimmly Assidiqie; Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf; Anggota DPR komisi X, Akbar Zulfakar; Nasir Jani; tokoh nasional asal Aceh, dan sejumlah tokoh lainnya.

Menurut rencana, Menpora Andi Malarangeng, akan membuka secara resmi Muktamar KAMMI ke VII. “Andi Malarangeng akan memukul gong sebagai symbol pembukaan Muktamar KAMMI ke VII, ” papar Ketua Umum KAMMI Periode 2009-2011, Rijalul Imam, kepada republika.co.id lewat sambungan telepon.

Muktamar VII akan diisi sejumlah kegiatan, antara lain aneka ekspo, aksi donor darah, aneka perlombaan, pagelaran malam seni budaya, dan persidangan. Penutupan Muktamar akan diisi dengan pengenalan wisata Kota Banda Aceh, sekaligus menyemarakan Visit Banda Aceh 2011.


Dikutip

Departement Public Relation Komsat IAIN Surabaya



HATI-HATI DENGAN DUNIA TI

“hati-hati dengan dunia TI”.

Dalam benak ana langsung muncul pertanyaan, “mengapa harus berhati-hati?

Lalu dalam hal apa kita harus berhati-hati?” cerita yang diambil dari kisah nyata. pernah terjadi satu peristiwa mengerikan sekaligus menggelikan, bahwa terdapat salah satu kasus yang sangat tidak dibayangkan sebelumnya. Dan boleh jadi saat ini kita sedang menuju kearah sana.

Alkisah, ada seorang gadis cantik, yang kegemarannya itu adalah berinteraksi dalam dunia maya, dengan menggunakan salah satu jejaring sosial yang saat ini sedang banyak digandrungi, mulai dari anak-anak sampai orang yang sudah tua renta hampir semuanya memiliki acount di jejaring sosial ini. selain mengisi data secara lengkap dan mendetail dalam account yang dibuatnya, muali dari nama lengkap, tempat tanggal lahir, email, motto hidup, kebiasaan-kebiasaan dan kegemaran serta kesuakannyanya, semuanya ia tuliskan termasuk no kontak pribadinya, selain itu salah satu kegemarannya adalah suka mengekspose foto-foto pribadinya.
Mulai dari foto yang dalam kegiatan formal, sampai yang ketika santai, pokonya setiap foto dirinya baik yang sendiri ataupun ketika dengan orang lain, bawaannya pengen banget untuk di upload di jejaring sosialnya itu. Sampai tidak disadari ketika mau tidur ia berfoto kemudian fotonya di upload juga, bahkan saking isengnya ketika mau mandi dan setelah mandi atau ketika sedang dandan, berganti busana, tidak luput untuk mendokumenasikan dirinya, baik fullbody ataupun haya sebagian, misalnya hanya mukanya yang di foto, atau hanya rambutnya, bibirnya bahkan organ-organ sensitif lainnya pun ia foto dan pastinya ia upload juga.
Banyak teman-temannya yang memerikan komentar dari foto-fotonya tentu beragam, ada komenar yang baik yang mendukung, malah ada yang bilang,
“wah kalau kamu jadi model bagus juga dan sepertinya bakat kamu sangat besar” namun ada juga temannya yang berkomentar kurang sedap terhadap foto-fotonya.
Singkat cerita, karen ahampir setiap hari ia mengupload fotonya, maka album foto di jejaringnya itu sangat banyak sekali.
Kemudia apa yang terjadi setelah cerita yang berikut ini; mari kita cermati.
Diihak lain,ada salahseorang yang gemar dalam dunia maya, memperhatikan setiap foto yang dimiliki remaja putri yang tadi. Karena orang ini memiliki kemampuan lebih dalam menggunakan fasilitas dunia maya, maka muncullah ide yang tidak baik untuk mempermainkan remaja putri yang yang foto-fotonya ia lihat di jejaring sosial tadi.
Kemudian dia membuat sebuah acount blog. Dengan mengatasnamakan perempuan yang tadi, mulai dari namanya,tempat tanggal lahirnya sebagaimana yang tercantum dalam profil remaja tadi, sampai hal-hal privasinyapun ia masukan dalam data profil blog yang dibuatnya tadi. Yang tidak kalah ngeri adalah orang yang iseng tadi sengaja memilih foto-foto yang mini busana dari remaja yang yang tadi kemudian di pajangnya di halaman utama blog yang dibuatnya. Foto-foto yang tadi disertai foto-foto seksi lainnya dipajang juga, kemudian dibawahnya dituliskan no kontak remaja putri yang tadi dengan sedikti catatan “Call Me please, kamu dijamin Puas”.
Kemudian apa jadinya, ketika setap saat remaja putri yang tadi hidupnya terus diganggu oleh orang-orang yang mau memesan dirinya, bahkan sampai mengajaknya untuk kencan, mengajak malam mingguan, mengajak main ketempat-tempat hiburan malam, dan bahkan tidak sedikiit yang bertanya “Hallo cantik,, tarifnya berapa nieh...?” boleh dicoba donk...” dan sms-sms binal lainnya yang masuk ke no hpnya.
Pertanyaanya apa yang anda pikirkan ketika hal itu terjadi pada diri anda, padahal anda bukan tipikal wanita penghibur, atau wanita pemuas nafsu, dan lain sebagainya. Tentu bingung, kemudian malu karena dirinya telah dianggap menjadi seorang WTS bayaran yang promosinya lewat dunia IT.
Saudaraku janganlah kisah ini terjadi dengan diri kita. Lalu bagaimana caranya agar kita terhindar dari hal-hal semacam ini?

Berikut ini adalah tipsnya, semga bermanfaat:
  1. Ketika kita membuat acount di dunia maya, maka pastika data-data pribadi kita jangan terlalu di ekspose, baik itu nama lengkanya, tempat tanggal lahir, dan data-data lainnya yang biasanya sudah disediakan oleh pembuat acount tersebut. Karen aboleh jadi data itu bsa dugunan untuk kepentingan orang lain yang mungkin saja akan merugikan diri kita,
  2. Jangan menyertakan foto-foto kita khususnya yang privatif, karena boleh jadi oleh orang yang iseng, foto kita akan dijadikan modal untuk bisnisnya atauhal semacam cerita diatas.
  3. Sebaiknya jangan menyertakan no pribadi, kecuali ada maksud lain misalnya dalam memasarkan sebuah produk yang kita tawarkan kepada konsumen,
  4. Pengamanan acount dan password yang harus secret, kemudian kalau memungkinkan passwordya terus diganti.
  5. Kalaupun memang dirasa perlu dalam pengisian data-datanya, maka isilah secukupnya saja, tidak perlu terlalu banyak dan lengkap karena khawatir akan merusak citra kita juga,
Itulah kejamnya dunia IT, sekalipun masih sangat banyak manfaat yang bisa kita peroleh dari kebiasaan berinteraksi didalamnya. Intinya adalah hati-hati karena banyak orang kejam yang tidak bertanggung jawab yang inginnya itu hany menggangu orang dan menjatuhkan seseorang.
Mari kita manfaatkan dunia IT untuk hal-hal kebaikan. Mudah-mudahan IT menjadi salah satu wasilah dimudahkannya kita mendapatkan kebahagiaan hidup didunia dan akhirat,amin.




dikutip oleh:
Departement Public Relation Komsat IAIN Surabaya



Sabtu, 12 Maret 2011

Kewajiban -kewajiban Aktivis Dakwah

KEWAJIBAN-KEWAJIBAN PARA AKTIVIS DAKWAH :

  1. Hendaknya engkau memiliki wirid harian dari kitabullah yang tidak kurang dari 1 juz
  2. Hendaklah engkau baik dalam membaca al-quran
  3. Hendaklah engkau melakukan general checkup
  4. Hendaklah engkau menghidanri berlebihan dalam mengonsumsi kopi, teh, dan minuman perangsang sejenisnya. Janganlah engkau meminumnya kecuali karena terpaksa, juga hendaklah engkau tidak merokok samasekali
  5. Hendaklah engkau memperhatikan masalah kebersihan dalam segala hal.
  6. Hendaklah engkau jujur dalam berkata.janganlah sekali-kali berdusata
  7. Hendaklah engkau menempati janji. Jangan mengingkarinya dalam kondisi apapun
  8. Hendaklah engkau menjadi seorang pemberani dan tahan uji.
  9. Hendaklah engkau menjadi orang yang memiliki wibawa yang lebih mengutamakan kesesriusan.
  10. Hendaklah engkau memiliki rasa malu yang kuat
  11. Hendaklah engkau menjadi orang adil, yang memutuskan hukum dengan benar, dalam segala keadaan.
  12. Hendaklah engkau menjadi orang yang memiliki banyak aktivitas
  13. Hendaklah engkau menjadi orang yang berhati lembut, dermawan, lapang dada, pemaaf, melupakan kesalahan orang lain, lemah lembut, santun, dan memiliki rasa kasih sayang terhadap sesama manusia maupun hewan.
  14. Hendaklah engkau meningkatkan kemampuan baca tulis. Hendaklah engkau banyak mengkaji risalah-risalah, surat-surat kabar, majalah-majalah ikhwan, dan yang sejenisnya. Hendaklah engkau memiliki perpustakaan pribadi meskipun kecil.
  15. Hendaklah engkau menekuni usaha ekonomi betapapun kayaknya engkau. Bangun semangat wiraswasta, meskipun sangat sederhana dan terjunilah bidang ini bagaimanapun bakat ilmiahmu.
  16. Janganlah engkau berambisi menjadi pegawai negeri. Angaplah itu sebagai pintu rizky yang paing sempit
  17. Hendaklah engkau benar-benar memerhatikan pelaksanaan kerjamu, dalam hal kualitas, profesionalisme, kejujuran dan ketepatan waktu.
  18. Hendaklah engkau baik-baik dalam menuntut hakmu dan tunaikanlah hak orang lain dengan sempurna, tanpa dikurangi,tanpa harus diminta, dan jangan sekali-kali menunda-nunda (penunaian hak tersebut)
  19. Hendaklah engkau menjauhi perjudian
  20. Hendaklah engkau menjauhi diri dari riba dalam semua bidang muamalah,
  21. Hendaklah engkau membantu pengembangan kekayaan umat Islam.
  22. Hendaklah engkau berpartisipasi dalam dakwah dengan memberikan sebagaian hartamu,
  23. Hendaknya enkau menabungkan sebagian dari penghasilanmu, sekecil apapun. Untuk cadangan darurat.
  24. Hendaklah engkau semampu diri untuk menghidupka tradisi-tradisi islam, dan menghilangkan tradisi-tradisi jahiliah dalam setiap aspek kehidupan
  25. Hendaklah engkau senantiasa merasa diawasi Allah, mengingat akhirat, mempersiapkan diri untuk menghadapinya
  26. Hendaklah engkau bersuci dengan baik dan usahakan selalu dalam keadaan wudlu disebagain besar wakumu
  27. Hendaklah engkau meningkatkan kualitas shalatmu
  28. Hendaklah engkau berpuasa dibulan ramadahan
  29. Hendaklah engkau meniatkan diri untuk jidah dan mencintai mati syahid
  30. Hendaklah engkau memperbaharui tobat dan istighfar
  31. Hendaklah engkau berjihad melawan hawa nafsumu dengan keras agar dapa dengan mudah mengendalikannya
  32. Hendaklah engkau menghindar sejauh-jauhnya dari arak,
  33. Hendaklah engkau menjauhkan dari pergaulan dengan kawan-kawan yang jahat,
  34. Hendaklah engkau memerangi tempat-tempat hiburan (yang sia-sia dan haram)
  35. Hendaklah engkau mengenal anggota batalionmu satu persatu.
  36. Hendaklah engkau memutuskan hubungan dengan jamaah manapun, bila hubungan tersebut tidak membawa maslahat bagi fikrahmu,
  37. Hendaklah engkau berusaha menyebarkan dakwahmu disemua tempat.





Dikutif oleh: Departement Public Relation Komsat IAIN Surabaya

(MHK) MENGAPA HARUS KULIAH


MENGAPA KITA HARUS KULIAH?????

Pesan untuk adik-adik ana yang sedang bingung setelah meninggalkan SMA/MA.

Bismillairohmanirohim

Assalamualaikum wr. wb.

Pertanyaan yang muncul dalam benak ane ketika ane sedang duduk di kelas XII semester akhir ialah, “kemanakah ane setelah beres sekolah?. Cukup pusing untuk menjawabnya, sekalipun beberapa jawaban sempat terlintas dalam benak ane. Namun setiap kali ane ingin mengatakan jawaban itu, setiap itu juga penghalang datang, seperti tidak percaya diri, lihat kondisi orang tua yang tak mungkin bisa mengantarkan ane menuju kawah candra dimuka.

Pertanyaan serupa ingin ane tanyakan pada antum (kamu) semua, “hendak kemanakah antum semua setelah lulus kelak?”

Saya yakin jawaban antum semua berbeda-beda, mungkin ada yang ingin langsung bekerja, mungkin juga ada yang mau langsung keluar negeri (jadi TKI), atau mungkin tidak sedikit yang mau langsung ke ‘bale nyungcung” alias pernikahan gitu, atau mungkin ada yang mau langsung jadi pejabat? alias pengangguran Jawara Berat. Apapun profesi yang akan antum terima nanti hal itu merupakan konsekuensi logis dari pilihan yang antum putuskan saat ini. Hanya jika antum merasa kebingungan menentukan semuanya, agar tidak tambah pusing yang berujung masuknya antum ke RSJ, ana coba kasih bocoran special, emang apa ya? Menurut ana antum mending kuliah aja,,,, emang kenapa harus kuliah Mas???

Alasan simpelnya,,,,,:

1. Mengurangi jumlah penguin, apaan tuh? Maksudnya Pengangguran Indonesiayang udah terkenal ampe manca negara, antum tau ga di tahun 2007 aja udah lebih dari 46 juta penguin yang hidup dipantai Bumi Pertiwi ini, masa antum mau nambah juga,.

2. Guna memperbaiki jumlah SDM negeri tercinta, dalam rangka mempersiapkan diri menuju era pasar global yang saat ini udah mulai, bayangkan aja saat ini jumlah penduduk Indonesia yang mengenyam pendidikan tinggi Cuma 2 % aja lho,, yang lainnya pada kemana? Emang si mungkin pemerintah belum bisa memfasilitasi kita kali ya? Tapi bukan itu yang harus kita besar-besarkan. Kata Mas Romi Satrio W. Pendiri situs Ilmu Komputer.com bilang “Kita tidak usah saling menyalahkan, karena tidak akan bisa menyelesaikan semua persoalan yang ada, namun yang harus kita lanekan ialah bersama-sama saling memperbaiki negeri ini”.

3. Terus tau ga mengapa amerika, jepang, korea dan Negara maju lainnya bisa maju, ternyata jawabannya ialah terletak pada pendidikannya. Makanya kalo kita mau Indonesia maju, ayo sama-sama majukan pendidikannya.

4. Dengan kuliah insya Allah hidup kita akan lebih baik, kenapa coba? Allah swt berfirman yang artinya “Allah akan meningkatkan orang yang berilmu beberapa derajat” ini janji Allah lho,,,

5. Terus dengan kuliah kita bisa nambah kenalan juga lho….


Sekarang terserah antum, mau jadi generasi pengganti atau yang tergantikan??? siapkan diri antum untuk menimba ilmu lebih tinggi. Ga perlu takut masalah biaya, Allah pasti ngasih ko, asal menjemputnya yang bener, masa semut aja yang ga pernah sekolah tetap bisa makan dan hidup, jangan kalah sama monyet donk, mereka juga bisa bertahan padahal ga pernah tu masuk SMA, kenapa kita yang dikasih akal dan diciptakan Allah dalam keadaan yang paling sempurna tidak bisa…

apalagi untuk mencari ilmu pasti diberikan kemudahan. Don’t worry sobat!!!! Allah bersama orang yang beriman,,,,,asal niatnya udah lurus, ikhlas, bener, dan mencari ridho Allah, maka semuanya akan mudah,,, Insya Allah….


!!!!!INGAT SAHABAT SUKSES ADALAH HAK SEMUA ORANG LHO!!!!!!

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sehingga kaum itu yang merubah nasibnya sendiri (Q.S. Ar-radu:11)”

Tapi bukan berarti bagi antum yang tidak kuliah,lantas masa depan antum jadi suram, masih banyak ko jalan mengabdi pada negeri ini, antum bisa pesantren, atau antum bisa langsung mengambdikan diri menjadi masyarakat yang taat pada aturan,,, itu juga bukti bahwa antum adalah manusia terdidik. Teruskan perjuanganmu!! Jangan pernah berhenti ditengah jalan!!!!

Subhanakallahuma wabihamdika asyhadu anal ila anta asytaghfiruka waatubu ilaika. Wassalamualaikum wr wb.


Dikutip oleh: Departement Publik Relation KAMMI Komsat IAIN Supel

Dari: Sayappena@yahoo.co.id



Analisis Sang Pencerah: Ajarkan Nilai Prinsip dan Toleransi Sekaligus

Film Sang Pencerah kini sudah lebih dua pecan sejak 8 September 2010 beredar dan di tonton oleh masyarakat di bioskop-bioskop mulai dari kota metropolitan hingga ke daerah daerah seluruh tanah air.

Realitas sejarah bagi seorang KH Ahmad Dahlan memang tak bisa dipisahkan dengan Muhammadiyah. Karena prinsip-prinsip dalam melaksanakan praktek keagamaan benar-benar menjadi sebuah idealisme bagi putera kelahiran kauman sebagai orang dekat di lingkungan Kraton Yogjakarta.

Dalam Film sang Pencerah ini ternyata dilakoninya dengan penuh bijaksana dan cerdas. Betapa idealisme KH Ahmad Dahlan yang sebelumnya bernama Muhammad Darwis dalam usia yang sangat muda mampu menawarkan konsep modern dalam membangun Islam. Namun pada dirinya tetap mempertahankan prinsip-prinsip Islam sesuai yang diajarkan Al-Qur’an dan Sunnah rasulullah SAW.

Tantangan dalam memperjuangkan prinsip-prinsip itupun penuh dengan liku-liku panjang bahkan harus berhadapan dengan cemoohan dan sikap keras masyarakat yang berlawanan pendapat dengan Ahmad Dahlan saat itu. Namun pahit manis serta suka duka perjuangannya ia hadapi dengan penuh senyum dan jiwa yang tenang.

Sosok pribadi Ahmad Dahlan inilah sesungguhnya pelajaran berharga bagi kita semua antara mempertahankan prinsip-prinsip kebenaran yang diyakini dengan sikap toleransi bagi siapapun yang berbeda pandangan termasuk wilayah pergaulan yang pluralis. Lantas dimanakah relevansinya dengan kondisi saat ini?

Kita bisa mencermati perubahan apa saja yang dilakukan Ahmad Dahlan baik sebelum maupun sesudah pergi haji , sprit dalam menimba ilmu pengetahuan dan sikap intelektualitas Ahmad Dahlan sekembalinya dari Makkah sangat pantas diteladani umat dan bangsa saat ini. Apalagi pengaruh sikap pembaharuan Afghani dan Abduh melalui kitab-kitab tafsir Qur’an yang ia pelajarinya terbukti sangat melekat pada diri Ahmad Dahlan sehingga cita-cita perubahan agar umat merdeka dari penjajahan termasuk feodalisme yang kerap menyimpang dari nilai-nilai Islam.

Perubahan merupakan cita-cita dan idealisme-nya namun toleransi yang sangat tinggi tetap dijadikan sikapnya berhadapan dengan pandangan yang berbeda dari pihak yang tak sama pendapatnya perihal masalah-masalah agama dan cara perjuangan.

Sang Pencerah yang telah diputar di bioskop-bioskop selama Lebaran Idul Fitri hingga saat ini dan terus dipadati pengunjung.

Berikut Ringkasan sinopsis filmnya :

Sepulang dari Mekah, Darwis muda (Ihsan Taroreh) mengubah namanya menjadi Ahmad Dahlan. Seorang pemuda usia 21 tahun yang gelisah atas pelaksanaan syariat Islam yang melenceng ke arah Bid’ah /sesat.

Melalui sarana Langgar / Surau nya Ahmad Dahlan (Lukman Sardi) mengawali pergerakan dengan mengubah arah kiblat yang salah di masjid Agung Kauman yang mengakibatkan kemarahan seorang kyai penjaga tradisi, bernama Kyai Penghulu Kamaludiningrat (Slamet Rahardjo) sehingga surau Ahmad Dahlan dirobohkan dengan cara kekerasan karena dianggap mengajarkan aliran sesat. Bahkan, Ahmad Dahlan juga di tuduh sebagai kyai Kafir hanya karena membuka sekolah yang menempatkan muridnya duduk di kursi seperti sekolah modern Belanda.

Ahmad Dahlan sang pencerah juga dituduh sebagai kyai Kejawen hanya dikarenakan dekat dengan lingkungan cendekiawan Jawa yang ada di organisasi kebangsaan bernama Budi Utomo. Tapi tuduhan tersebut tidak membuat pemuda Kauman itu surut. Ahmad Dahlan ditemani isteri tercinta, Siti Walidah (Zaskia Adya Mecca) dan lima murid murid setianya : Sudja (Giring Nidji), Sangidu (Ricky Perdana), Fahrudin (Mario Irwinsyah), Hisyam (Dennis Adishwara) dan Dirjo (Abdurrahman Arif).

Ahmad Dahlan bersama lima murid-nya itu pada akhirnya membentuk organisasi yang diberi nama:Muhammadiyah dengan tujuan mendidik umat Islam agar berpikiran maju sesuai dengan perkembangan zaman, sehingga tidak di injak-injak oleh penjajah waktu itu. Begitu juga praktek-praktek keagamaan yang dinilainya bid’ah dan sesat. Dalam dialog Ahmad Dahlan bersama sang murid-muridnya, beliau mengatakan bahwa Muhammadiyah artinya: pengikut kanjeng Nabi Muhammad SAW.


By: Anto' (Mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam IAIN Surabaya)

Jumat, 11 Maret 2011

Bukan Kaum Intelek (Mahasiswa) sebuah analisis

Mahasiswa hari ini adalah salah satu target pasar yang menggiurkan bagi sekelompok kapitalis yang mengkomodifikasikan gaya hidup, seolah ingin mengkerdilkan sense of crisis mahasiswa agar apatis terhadap dinamika sosial dilingkungan sekitarnya. Oleh karena itu perlu inisiatif dari mahasiswa elitis (aktivis) untuk memberikan pencerahan bagi teman-temannya yang terjebak dalam budaya hedonisme yang konsumtif, sehingga bisa mengkonsolidasikan diri sebagai kekuataan moral sekaligus politik untuk melakukan kontrol dan koreksi terhadap roda pemerintahan.

Kehidupan dunia semakin mengarahkan manusia untuk memenuhi hasratnya tanpa batas, tak terkecuali mahasiswa. Begitu banyak tawaran untuk memenuhi hasrat yang hadir dan berganti begitu cepat, baik yang berupa materi kongkrit ataupun hanya sesuatu berupa imajinasi yang dapat memenuhi kepuasan batin manusia dan tanpa kedalaman makna. Konser musik lebih ramai dibandingkan dengan pengkajian atau forum diskusi. Fetisisme pun menjangkit paradigma mahasiswanya, mereka berlomba-lomba mendapatkan nilai bagus tanpa mampu bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya dan pengaplikasian nilainya itu dalam lingkunganya, seminar-seminar ramai dikunjungi untuk mendapatkan sertifikatnya.

Ruang-ruang kampus tidak ubahnya seperti shop display. Disatu sisi mahasiswa didalamnya lebih senang menampilkan gaya bicara, gaya pakaian (mahasiswa tidak ubahnya dengan patung-patung di toko pakaian yang mempublikasikan model pakaian yang sedang populer), gaya handphone, parade motor mewah ketimbang mengejar pengetahuan dan mengaplikasikannya. Sedangkan di pihak lain, tenggelam dalam mengejar tugas, nilai, dan kelulusan, tetapi tidak punya waktu dan keinginan untuk bersosialisasi dan bergaul di dalam kehidupan nyata (sosial kampus, politik kampus ataupun bahkan spiritual). Berkata memperjuangkan nasib rakyat tetapi masih bergaya hidup hedon. Membela pendidikan tetapi sekaligus tidak menghargai pendidikan, misalnya datang sangat terlambat ketika perkuliahan, suka berkelahi/tawuran dan mengandalkan pembawaan hewaaniah (otot, jumlah masa, pengumbar hasrat dalam gaya hidup) tanpa mengandalkan pembawaan manusiawi (nalar). Lingkungan mahasiswa tidak ubahnya sebuah tempat isolasi, di satu pihak, untuk mencari nilai, gelar dan kelulusan; di pihak lain kepuasaan, keterpesonaan dan kesenangan, dan tidak punya waktu lagi untuk mengembangkan aspek-aspek kemanusiaan lainnya: intelektualitas, produktivitas, sosialitas. Entah disadari atau tidak oleh pelakunya. Di dalam mengonsumsi pengetahuan dan berbagai gaya hidup, ia menjadi mayoritas yang diam (the silent majorities), yang hanya dapat menyerap segala sesuatu, tanpa mampu menginternalisasikan dan memaknainya. Organisasi-organisasi internal kampus seperti BEM, Senat, Himpunan Mahasiswa Jurusan dan UKM tidak lebih seperti event organizer, karena hanya dijadikan alat untuk depolitisasi didalam kampus sehingga tidak ada kekuatan penyeimbang terhadap kebijakan Institut, kampus dan fakultas yang tidak populis di mata mahasiswa.

Founding father pernah berkata bahwa kampus adalah republik berpikir bebas namun saat ini telah terjadi desakralisasi pada kampus dimana seharusnya kampus menjadi laboratorium pemikiran dan salah satu sumber kepemimpinan telah mati suri karena banalitas budaya, kering akan kegiatan penelitian dan diskusi ilmiah serta minimnya advoaksi terhadap masyarakat, seakan Tri Dharma Perguruan tinggi hanya dijadikan sebuah jargon.

Melihat kejumudan di kampus IAIN Sunan Ampel Surabaya maka temen-temen KAMMI harus mengambil alih kepemimpinan Politik kampus untuk kembali menanamkan moto IAIN Supel, ke semua civitas akademika IAIN yakni BUNGA DAKWAH.
Yang melambangkan:
  • spritualime (ngaji)
  • intelektualisme (buku)
  • dan aktivisme (dakwah),
karena tanpa itu tidak akan pernah menjadi laboratorium pemikiran bagi seluruh mahasiswa IAIN Supel, melainkan hanya akan menjadi sebuah event organizer yang oligarkis (dikuasai dan dinikmati kelompok tertentu hehehehe............).



Oleh: Departement Pubik Relation KAMMI Komsat IAIN Supel Surabaya.

Selasa, 08 Maret 2011

Mutiara Hadits

Mutiara Hadits



Sabda Rasulullah SAW: Tiga golongan manusia yang sangat dimurkai Allah iaitu yang cenderung kepada perkara yang haram, orang yang mengikut perbuatan jahilliyah dan orang membunuh orang lain tanpa hak. -Riwayat Bukhari dan Muslim.

Senyum kalian bagi saudaranya adalah sedekah, beramar ma’ruf dan nahi mungkar yang kalian lakukan untuk saudaranya adalah sedekah, dan kalian menunjukkan jalan bagi seseorang yang tersesat adalah sedekah. (Hadis Riwayat At Tirmizi dan Abu Dzar)


Rasulullah SAW pernah ditanya oleh para sahabat tentang siapakah golongan yang selamat itu. Lalu beliau menjawab :"Mereka adalah orang-orang yang mengikuti langkahku, dan langkah sahabat-sahabatku."

Sesungguhnya orang-orang yang berlaku adil di sisi Allah laksana berada di atas mimbar yang terbuat dari cahaya.Mereka itu orang-orang yang berlaku adil dalam menetapkan hukum baik kepada rakyat maupun kepada keluarga.-Hadis Riwayat Muslim

Barangsiapa yang memperhatikan kepentingan saudaranya,maka Allah akan memperhatikan kepentingannya. Barangsiapa yang melapangkan suatu kesulitan sesama muslim,maka Allah akan melapangkan satu kesulitan dari beberapa kesulitan dihari kiamat. Dan barangsiapa yang menutupi kejelekan orang lain maka Allah akan menutupi kejelekannya dihari kiamat. -Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim Setiap muslim yang memberikan pakaian kepada muslim yang tidak berpakaian, Allah akan memberikan pakaian syurga kepadanya.Setiap muslim yang memberi muslim lain yang kelaparan,Allah akan memberikan buah syurga kepadanya dan setiap muslim yang memberi minum kepada muslim yang kehausan Allah akan memberikan minum kepadanya dari ar-Rahiqul Makhtum.-Hadis Riwayat Abu Daud

Daripada 'Uqbah Bin 'Amir r.a. menceritakan : Rasulullah S.A.W keluar dan kami berada di tempat duduk masjid yang beratap. Maka beliau bersabda: Siapakah di antara kamu yang suka keluar di pagi hari pada setiap hari menuju ke Buthan atau 'Atiq, dan dia mengambil darinya dua ekor unta yang gemuk dalam keadaan dia tidak melakukan dosa dan tidak putus hubungan silaturrahim. Kami menjawab : Kami suka demikian itu. Sabda Rasulullah S.A.W kenapakah kamu tidak pergi ke masjid belajar atau membaca dua ayat Al Quran lebih baik dari dua ekor unta, tiga ayat lebih baik dari tiga ekor, empat ayat lebih baik dari empat ekor unta demikianlah seterusnya mengikut bilangan ayatnya.( Riwayat Muslim )



Dep. PR

Album KAMMI SUPEL